Pasca Rusuh, Barisan Umat Hindu Bentuk Perisai Hidup Lindung Muslim Shalat Jumat di India -->
Cari Berita

Advertisement

Pasca Rusuh, Barisan Umat Hindu Bentuk Perisai Hidup Lindung Muslim Shalat Jumat di India

Redaksi
Minggu, 01 Maret 2020

Assalaf.id - Duta Besar India untuk Indonesia Sri Pradeep Kumar Rawat memberikan keterangan terkait situasi terakhir di negaranya pasca-kerusuhan yang terjadi baru-baru ini.

Menurut Pradeep, kondisi di India saat ini aman. Ia pun meminta agar kabar-kabar yang berkembang di luar tidak dipercaya karena, menurutnya, hal itu dilakukan demi kepentingan tertentu.

"Semuanya dalam keadaan damai.

Dan sebagaimana diketahui, situasi di India di bawah kendali.

Dan apa yang saya akan sampaikan ke anda, adalah press release dari Menteri Dalam Negeri kami untuk anda rujuk," kata Pradeep di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).

"Dan tentunya kami menyarankan kepada sahabat-sahabat kami untuk tidak percaya pada berita palsu yang disesatkan kepentingan pribadi yang mencoba mengganggu jalinan kemajemukan negara kami," lanjut Pradeep.

Sebagaimana Indonesia yang punya semangat Bhineka Tunggal Ika, menurutnya, India juga meyakini hal yang sama.

"Dan banyak kepentingan pribadi dan kelompok yang ingin menghancurkan jalinan tersebut," tuturnya.

"Karena jika satu jalinan tersebut hilang, maka tidak ada India, tidak ada Indonesia. Karena itu, sahabat saya, saya menyampaikan kepada anda untuk sangat berhati-hati dan tidak percaya berita bohong mengenai itu, terimakasih," tegas Pradeep.

Lantas bagaimana keadaan Sholat Jumat di New Delhi?

Setidaknya akun facebook Md Jahir Uddin Laskar memberikan gambaran yang luar biasa.

Md Jahir Uddin Laskar menggunggah foto foto barisan umat Hindu membentuk perisai melindungi umat Muslim yang melaksanakan Sholat Jumat, 28 Februari 2020.

''Jummah prayers in Delhi today.

Religious Hindus have arranged human shields for Muslims' jummah prayers.

At Last thanks to these people,'' tulis Md Jahir Uddin Laskar.


Pemandangan ini menunjukkan tak semua umat Hindu setuju atas paham Kapil Mishra, ketua BJP (Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata) yang mengancam mengusir paksa penentang CAA (Citizenship Amandment Act) yang beragama Islam.

Kerusuhan berbau SARA meletus di Ibu Kota India, di New Delhi, India dalam beberapa hari terakhir.