Kapal Pesiar MV Colombus Turunkan 1.044 Penumpang Asing di Semarang -->
Cari Berita

Advertisement

Kapal Pesiar MV Colombus Turunkan 1.044 Penumpang Asing di Semarang

Redaksi
Senin, 16 Maret 2020

Assalaf.id -  Kapal pesiar MV Colombus yang mengangkut sebanyak 1.044 wisatawan mancanegara bersandar di dermaga pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2020).

Sebelumnya kapal pesiar itu sempat singgah di Lombok dan berencana meneruskan perjalanan ke Jakarta.

Kapal dijadwalkan tiba di dermaga pukul 06.00 WIB, namun baru bisa bersandar pukul 11.00 WIB.

Para penumpang kapal juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di atas perairan.

Setibanya di dermaga, para penumpang diperiksa suhu tubuh menggunakan alat Thermal Scanner yang dipasang di lorong pintu keluar.

"Hasil pemeriksaan clear, tidak ada yang positif (Covid-19 atau virus corona)," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti melalui pesan singkat, Jumat (13/3/2020).

Sementara itu, Supervisor Nusantara Tour Maria menuturkan, sebagian besar wisatawan mancanegara itu berasal dari Kanada, Amerika, Inggris, Jerman, Belanda dan Australia.

"Rencananya mereka akan berkunjung ke Borobudur, Semarang City Tour, Ambarawa dan Mesastila Resort. Jumlahnya 350 lebih turis yang ikut paket tour naik bus. Yang lainnya naik shuttle hanya jalan-jalan ke mal, kuliner dan tempat lainnya," jelasnya.

Maria mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan persetujuan dari setiap destinasi wisata di Jateng yang akan dikunjungi wisatawan.

"Kita sebelumnya minta izin dulu dengan pengelola obyek wisata. Kalau sudah dinyatakan sehat semua kita sepakat untuk berkunjung," ujarnya.

General Manajer Pelindo III Cabang Semarang Fariz Harioso menjelaskan, MV Colombus merupakan kapal keempat yang bersandar ke Tanjung Emas dari total 21 kapal pesiar asing yang dijadwalkan merapat ke Semarang sepanjang 2020.

"Semua kapal pesiar sudah konfirmasi memastikan jadwalnya. Tapi memang kemarin sempat menemui kendala karena ada wabah virus Corona," tuturnya.

Sumber: kompas.com