Habib Luthfi: Jangan Karena Corona Timbul Pemisah Antarkita -->
Cari Berita

Advertisement

Habib Luthfi: Jangan Karena Corona Timbul Pemisah Antarkita

Redaksi
Jumat, 20 Maret 2020

Assalaf.id - Rais Aam Idarah Aliyah Jam'iyah Ahlit Thariqah Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dengan tegas menyatakan agar masyarakat tidak terpecah belah sebab corona (Covid-19).

"Jangan sampai adanya corona ini menjadi sebab pemisah antara kita. Yang tadinya hatinya polos semakin timbul su'udzon, muncul prasangka buruk antarsesama anak bangsa," tegas Habib Luthfi dalam Pengajian Kliwonan di Kanzus Shalawat Kota Pekalongan, Jawa Tengah Jumat (20/3).

Menurut Habib Luthfi, ketakutan yang berlebihan terhadap corona hanya akan merugikan NKRI. Ketakutan itu bisa dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk membuat negara dan bangsa ini terpuruk. Utamanya, hal itu bisa mengikis rasa aman, percaya diri, serta persatuan dan kesatuan.

"Ayo, tetap jaga persatuan dan kesatuan bukan sebab corona. Tetap ikhtiar, jangan takut corona melebihi ketakutan pada Allah Ta'ala," tandas Ketua Ulama Sufi Dunia ini.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi juga menjelaskan Indonesia adalah negara dengan benteng yang kuat secara lahir dan batin. Terlebih, negara ini juga didoakan oleh ribuan auliya dengan kalimat Laailahaillallah. Untuk itu, Habib Luthfi mengajak kepada seluruh jamaah supaya memiliki keyakinan yang lebih besar terhadap lindungan Allah Ta'ala.

"Kalimat Laailahaillallah adalah benteng-Ku (Allah). Barang siapa yang masuk ke dalam benteng-Ku (Allah), pasti akan mendapat pengayoman-Ku (Allah). Dan barang siapa mendapat pengayoman-Ku (Allah) orang itu akan selamat dari neraka," tegasnya.

"Ada nggak yang melebihi api neraka? Kalau dari api neraka saja dilindungi apalagi hanya sekadar corona," jelas Habib Luthfi diikuti riuh tepuk tangan jamaah tanda menyetujui.

Kendati demikian, Habib Luthfi tetap berpesan agar masyarakat menaati imbauan Pemerintah RI. Menurutnya itu perlu sebagai bentuk kasih sayang negara kepada rakyatnya.

"Jangan disalah-salahkan, bentuk upaya pemerintah itu demi kebaikan bersama. Tapi jangan sampai takut berlebihan. Hati-hati mendekati syirik, ayo besarkan keyakinan kita kepada Allah," ajak Habib Luthfi.

Kegiatan Kliwonan di Kanzus Shlawat santer dikabarkan tidak akan digelar mengingat imbauan pemerintah agar untuk sementara tidak menggelar acara yang mengumpulkan massa. Kendati demikian, kegiatan Kliwonan yang dihelat Habib Luthfi tetap digelar dengan syarat usai acara tidak ada kegiatan bersalam-salaman.

Sumber: NU Online