Gagal paham Warga +62, Dihimbau Untuk Tidak Dirikan Jumat Malah Berjamaah Zhuhur di Masjid -->
Cari Berita

Advertisement

Gagal paham Warga +62, Dihimbau Untuk Tidak Dirikan Jumat Malah Berjamaah Zhuhur di Masjid

Redaksi
Jumat, 20 Maret 2020

Assalaf.id - Ini contoh bagaimana orang tidak paham maqashid syariah. Setidaknya gagal memahami sebuah instruksi secara lengkap.

Intinya kan bukan tidak boleh shalat Jumat, juga bukan tidak boleh ke masjid. Intinya itu tidak boleh berkumpul. Fatwa larangan Jumatan itu maksudnya biar tidak kumpul, meski pun di masjid. Tentu termasuk di kantor, pasar, sekolah, kampus dan semuanya.

Ternyata kok gagal paham. Shalat Jumat memang ditiadakan, tapi diganti shalat zhuhur, tapi tetap kumpul-kumpul shalat zhujur berjamaah di masjid. Duh minta ampun.

Kan jadi berdosa semuanya, karena meninggalkan shalat Jumat.

Sebab semua syarat wajib dan syarat sah sudah terpenuhi untuk shalat Jumat, lha ngapain pada shalat zhuhur? Itu namanya meninggalkan kewajiban dan berdosa. Shalat zhuhurnya sah tapi dosa.

Dinukil dari Ustadz Ahmad Sarwat