Tanpa Proposal, Biaya Muktamar NU Sudah Terkumpul Rp 5 M dari Nahdliyin -->
Cari Berita

Advertisement

Tanpa Proposal, Biaya Muktamar NU Sudah Terkumpul Rp 5 M dari Nahdliyin

Redaksi
Jumat, 10 Januari 2020

Assalaf.id - Kemandirian ditunjukkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam membiayai Muktamar ke-34 NU di Lampung, 22-27 Oktober mendatang.

PBNU tidak meminta bantuan dengan cara ‘memutar’ proposal, tapi mengajak Nahdliyin (warga NU) untuk membiayai sendiri hajatan lima tahunan tersebut lewat pengumpulan koin.

“Koin muktamar. Kita meng-collect (mengumpulkan) koin dari seluruh warga,” terang Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj usai menghadiri Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan II PP Muslimat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (10/1/2010).

Tujuan mengumpulkan koin, lanjut Kiai Said, “Supaya muktamar tidak menggunakan proposal, tidak minta bantuan. Kalau mau membantu silakan, tapi kalau minta bantuan enggak!”

Dari koin yang dikumpulkan, menurut Kiai Said, hingga kini sudah terkumpul sekitar Rp 5 miliar. “Lima sudah terkumpul, baru Rp 5 miliaran, nanti insyaallah masih terus sampai Oktober,” ucapnya.

Ditanya berapa total biaya yang dibutuhkan untuk menggelar muktamar di Lampung nanti, Kiai Said memberi gambaran jumlah pesertanya saja ribuan, belum lagi para ‘penggembira’.

“Kita kumpul resmi saja 7 (peserta) x 514 (cabang dan wilayah). Jadi 3.598 itu saja peserta yang resmi lho. Lha kalau romlinya (penggembira) ya enggak kehitung, he.. he..” katanya.

Namun Kiai Said menegaskan, partisipasi warga NU di muktamar tak hanya berupa uang, ada juga yang lewat hasil bumi, ternak, dan seterusnya.

“Cabang NU Mesuji (Lampung) sudah siap 10 ton beras, 1.000 ayam. Belum lagi dari Lampung yang lain, ada yang menyiapkan sapi dan sebagainya. Kita collect dari sana-sini, tidak membebani siapapun,” tandasnya.•

Sumber: barometerjatim.com