Digitalisasi Transaksi Lewat Aplikasi Digital, PBNU Hadirkan NUCash, NUjek dan KESAN -->
Cari Berita

Advertisement

Digitalisasi Transaksi Lewat Aplikasi Digital, PBNU Hadirkan NUCash, NUjek dan KESAN

Redaksi
Rabu, 29 Januari 2020

Assalaf.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengembangkan aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan transaksi digital warga Nahdliyyin dan umat Islam secara umum.

Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman menjelaskan produk aplikasi digital ini terdiri dari NUcash, NUjek Dan KESAN yang dapat berkolaborasi dalam NU Connect.

"Aplikasi itu meliputi NUcash yang menjadi sarana transaksi digital warga NU, ada fitur-fitur unik di dalamnya untuk memenuhi kebutuhan transaksi digital bagi organisasi, warga nahdliyin maupun simpatisan,” kata Aizzudin Abdurrahman dalam acara Social Media NU Gathering di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Selain itu ada NUjek, aplikasi ini tidak hanya aplikasi antar jemput, melainkan ada fitur-fitur lain untuk memudahkan aktifitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Ada juga aplikasi muslim yang berisikan khasanah santri sebagaimana yang terdapat di pondok pesantren, ragam literasi digital dan amaliah santri ada didalamnya, yaitu Kedaulatan Santri (KESAN). Semua transaksi dalam aplikasi tersebut menggunakan NUcash," ujar Cucu Pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari tersebut.

Pria yang akrab disapa Gus Aiz itu menyebutkan, aplikasi-aplikasi tersebut melakukan sinergi dan kolaborasi untuk memenuhi kebutuhan digital di lingkungan nahdlatul ulama dan masyarakat dalam satu ekosistem NU Connect. PBNU berharap prodak digital NU terus bekemabang dan dapat memberikan manfaat kepada warga nahdliyin.

"Tidak menutup kemungkinan akan muncul aplikasi-aplikasi lain dikemudian hari, yang pasti harus memenuhi ketentuan organisasi dan prinsip kemaslahatan bagi warga nahdliyin," paparnya dalam acara Social Media NU Gathering dihadiri oleh para pegiat sosial media berbagai platform antara lain berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

"Kegiatan ini menyegarkan kembali kegiatan-kegiatan Netizen NU sebelumnya yang pernah diselenggarakan. Semoga ke depan semakin dirasakan manfaatnya untuk masyarakat mengusung Islam yang ramah dan moderat di dunia maya," tandasnya.[]

Sumber; akurat.co