Banyak yang Murtad tanpa Sadar, ini Ucapan dan Perbuatan yang dapat Menyebabkan Keluar dari Islam -->
Cari Berita

Advertisement

Banyak yang Murtad tanpa Sadar, ini Ucapan dan Perbuatan yang dapat Menyebabkan Keluar dari Islam

Assalaf
Sabtu, 16 November 2019

Assalaf.id - Murtad atau kufur atau keluar dari Islam adalah musibah besar yang harus kita hindari, namun walau begitu banyak orang islam yang belum tahu apa saja yang dapat menyebabkan kufur itu.

Berikut kami sampaikan keterangan dalam kitab Sulam Attaufiq:

(فصل) يجب على كل مسلم حفظ اسلامه وصونه عما يفسده ويبطله ويقطعه وهو آلردة والعياذ بالله تعلى 
Artinya: [Fashl] Setiap muslim wajib memelihara dan menjaga keislamannya agar jangan sampai ada sesuatu yang merusak, membatalkan dan memutus islamnya, karena semua itu disebut riddah (murtad), semoga kita dilindungi oleh Allah dari perbuatan murtad, aamiin.

وقد كثر في هذاالزمان التساهل فى الكلام حتى انه يخرج من بعضهم الفاظ تخرجهم عن السلام ولا يرون ذلك ذنبا فضلا عن كونه كفرا  

Artinya: Pada zaman ini telah banyak orang yang tidak hati-hati dalama berucap. Sehingga sebagian yang diucapkan sungguh telah membuat dirinya keluar dari agama islam, sementara dia sama sekali tidak pernah menganggap bahwa yang diucapkan itu dosa, apalagi beranggapan kufur.

والردة ثلاثة اقسام اعتقادات وافعال واقوال

Artinya: Perbutan riddah (murtad) terbagi menjadi tiga hal.
1. MURTAD I'TIQAD (keyakinan dalam hati)
2. MURTAD AF'AAL (perbuatan)
3. MURTAD AQWAL (ucapan)

وكل قسم يتشعب شعبا كثيرة فمن الأول الشك في الله او في رسوله اوالقران او اليوم الاخر او الجنة او النار اوالثواب اوالعقاب اونحو ذلك مما هو مجمع عليه

Artinya: Masing-masing pembagian diatas mempunyai cabang yang banyak:
Pembagian Pertama(murtad I'tiqad) keyakinan atau benak dalam hati yaitu:
- Meragukan Allah,
- Meragukan para Rasul,
- Meragukan kebenaran Alqur'an,
- Meragukan hari Akhir(kiyamat)
- Ragu akan adanya sorga dan neraka
- Meragukan adanya pahala,
- Meragukan siksaan Allah
- Dan meraguakan setiap sesuatu yang telah mujma' alaih(disepakati oleh semua ulama)

 اوعتقد فقدصفة من صفات الله تعلى الوجبة له اجماعا كالعلم او نسب له صفة يجب تنجيهه عنها اجماعا كالجسم اوحلل محرما با لاجماع معلوما من الدين با لضرورة مما لا يخفى عليه كزنا ولواط والقتل والسرقة والغصب او حرم حلال كذلك كالبيع والنكاح

Artinya: Berkeyakinan tidak ada salah satu sifat dari sifat-sifat wajib bagi Allah yang telah disepakati ulama, Serperti 'sifat ilmu bagi Allah', atau Menisbatkan Allah dengan sifat yang mustahil bagiNya mensucikanya ijma' ulama seperti mengatakan Allah mempunyai fisik, atau Menghalalkan perkara haram yang di sepakati Ulama Mujtahid yang maklum dalam agama. Seperti: zina, homo, membunuh, mencuri, Merampok dan Ghashab atau Mengharamkan yang halal seperti jual beli dan nikah

 اونفى وجوب مجمع عليه كذلك كالصلوات الخمس اوسجدا منها والزكاة والصوم والحج والوضوء او اوجب مالم يجب اجماعا كذلك او نفى مشروعية مجمع عليه كذلك كارواتب او عزم على الكفر في المستقبل او على فعل شيء  في الحال مما ذكر او تردد فيه لا وسواسه او انكر صحبة سيدنا ابي بكر رضي الله عنه اورسالة واحد من الرسل مجمع على رسالته او جحد حرفا مجمعا عليه من القران او زاد حرفا فيه مجمعا على نفيه معتقدا انه منه او كذب رسولا او نقصه او صغر اسمه بقصد تحقيره او جوز نبوة احد بعد نبينا محمد صلى الله عليه وسلم

Artinya: (Lanjutan dari yang atas) Atau Mengingkari kewajiban yang  telah disepakati ulama, seperti shalat lima waktu, atau mengingkari satu sujud dari Shalat, Mengingkari kewajiban Zakat, Puasa, Haji dan Wudlu.
atau menganggap wajib apa yang tidak wajib secara ijma' ulama
atau Mengingkari ibadah yang di syariatkan agama,' seperti shalat sunah rowatib (qobliyah-ba'diyah)
atau punya rencana keluar dari islam suatu saat nanti.
atau keluar dari islam seketika itu juga
atau ragu dalam agama, Bukan karena waswas.
atau Mengingkari sahabat Sayidina Abu Bakar.
atrau Mengingkari kerasulan salah satu rasul Allah menurut Ijma' ulama.
atau Mengingkari satu huruf dari Alqur'an yang telah disepakati ulama
atau Menambahkan satu huruf yang tidak dalam Alquran menurut Ijma' ulama sedangkan dia meyakini itu salah satu huruf Alquran.
atau Mendustakan seorang Rasul dan meremehkan serta merendahkan nama rasul dengan maksud menghina,
atau menganggap  ada nabi sesudah nabi muhammad SAW.

والقسم الثاني الافعال كسجود لصنم او شمس او مخلوق اخر

Artinya: Pembagian yang kedua yaitu Musrtad Af'al (Murtad Karena Perbuatan) seperti:
Sujud kepada patung,
Sujud kepada matahari,
Sujud kepada  mahluk lainnya

والقسم الثالث الاقوال وهي كثيرة جدا لا تنحصر منها ان يقول لمسلم ياكافر او يا يهودي او يانصراني او ياعديم الدين مريدا ان الذي عليه المخطب من الدين كفر او يهودية او نصرانية او ليس بدين وكالسرية باسم من السمائه تعلى اووعده اووعيده ممن لا يخفى عليه نسبة ذلك اليه سبحانه وتعلى وكان يقول لو امراني الله بكذا لم افعله اولوصارت القبلة في جهة كذا ما صليت او لو اعطاني الله الجنة مادخلتها مستخفا


Artinya: Pembagian yang ketiga adalah Murtad Aqwal (Murtad karena ucapan), Ini sangat banyak sehingga tidak terhitung jumlahnya, Diantaranya:
Memanggil Seorang Muslim dengan kata-kata : "Hai orang kafir !!, "Hai orang yahudi !! , "Hai orang nasrani !!   Hai orang tak beragama !!
atau Menghina salah satu nama-nama Allah,
atau Menghina janji dan ancaman Allah atau Apa yang berhubungan dengan-Nya.
atau Berkata "Andaikan Allah memerintahkan-ku melakukan suatu hal, maka aku tidak akan mengerjakannya.
atau Berkata "Jika arah kiblat dipindah kearah yang lain, maka Aku tidak mau shalat.
atau Berkata  "Seandainya aku diberi syurga oleh Allah, maka saya tak mau memasukinya, Semua diucapkan dengan tujuan merendahkan (مستخفا)

 او مظهرا للعناد في الكل وكأن يقول لو آخذ ني الله بترك الصلاة مع ما انا فيه من المرض ظلمني او قال لفعل حدث هذا بغير تقدير الله او ولو شهد عندي الانبياء او الملائكة او جميع المسلمين بكذا ما قبلتهم او قال لا افعل كذا وان كان سنة بقصد الاستهزاء او ولو كان فلان نبيا ما امنت به او اعطاه عالم فتوى فقال : ايش هذا االشرع مريدا الاستخفاف

(Lanjutan dari atas) Artinya: Menampakan kedurhakaan secara keseluruhan. Seperti :
perktaan "Jika Allah menyiksa-ku karena meninggalkan sholat disaat aku sedang sakit berarti Allah menzholimi -ku.
Berkata ketika ada sesuatu peristiwa : "Ini bukan takdir Allah".
Berkata : "Andai yang menjadi saksi  itu para nabi, para malaikat, atau seluruh muslimin maka aku tak kan mau menerima mereka menjadi saksi.
Berkata : "Aku tidak mau melakukan ini, sekalipun itu sunnah, dengan maksud menghina
Berkata : " Seandainya si Fulan menjadi nabi, saya tak mau percaya kepada-nya,
Ketiaka ada Ulama berfatwa dia berucap 'Syariat mana ini? dengan maksud menghina.

او قال لعنة الله على كل عالم مريدا الاستغراق الشامل لأحد الانبياء او قال انا برئ من الله او من الملائكة او من النبي صلى الله عليه وسلم او من القرأن او من الشريعة او من الاسلام او قال لحكم حكم به من الاحكام الشريعة ليس هذاالحكم اولا اعرف الحكم مستهزئا بحكم الله
Artinya: atau Berkata : "Laknat Allah atas semua orang 'Alim. dengan ucapan ini ia mengkaitkan keseluruhan termasuk salah satu nabi.
Berkata : " Saya melepaskan diri dari Allah ! "Saya bebas dari malaikat !, bebas dari nabi !,  atau bebas dari syariat ! dan dari islam.
Ketika ada suatu hukum agam dia Berkata : "Ini bukan hukum syareat''
atau Berkata : "Saya tidak kenali hukum syara ini', dengan maksud menghina hukum Allah SWT.

 اوقال وقد ملأ وعاء وكأسا دهاقا او افرغ شرابا فكنت شرابا او عند وزن اوكيل واذا كلوهم او وزنوهم يخسرون او عند رؤية جمع وحشرناهم فلم نغادر منهم احدا بقصد الاستخفاف او الستهزاء في الكل وكذا كل موضع استعمل فيه القرأن بذلك فان كان بغير ذالك القصد فلا يكفر لكن قال الشيخ احمد ابن حجررحمه الله لا تبعد حرمته وكذا يكفر من شتم نبيا او ملكا

Artinya: Berkata Sambil mengejek saat mengisi bejana dengan Ayat "(وكأسا دهاقا)" atau  "(فكانت شرابا) " sambil menuang minuman, dengan maksud menghina. Atau membaca Ayat (واذا كلوهم او وزنوهم يخسرون) ketika berada disisi timbangan atau takaran, dengan nada ujuan menghina. Atau Membaca Ayat (وحشرناهم فلم نغادر منهم احدا) Ketika ada rombongan lewat dengan maksud menghina atau meremehkan Alqur'an.
Membaca Ayat Alqur'an  disebuah tempat dengan maksud menghina. Jika tidak, maka tidaklah kufur.
Namun menurut Syeikh Ahmad bin Hajar  hal itu mendekati keharaman, demikian pula Kufur jika mencaci maki para nabi dan malaikat,

او قال اكون قوادا ان صليت اوما اصبت خيرا منذ صليت اوالصلاة لا تصلح لي بقصد الاستخفاف بها او الاستهزاء اوستحلال تركها اوالتشا ؤم بها او قال لمسلم انا عدوك وعدو نبيك او لشريف انا عدوك وعدو جدك مريدا النبي صلى الله عليه وسلم او يقول شيأ من نحو هذه الالفاظ البشيعة الشنيعة


Artinya: Dan berkata ,jika saya shalat maka saya akan menjadi penjual pelacur,
Dan berkata sejak saya sholat tidak mendapat kebaikan.
Dan berkata shalat itu sama sekali tidak pantas bagiku, dengann tujuan menghina sholat, meremehkan atau menganggap halalnya meninggalkan shalat atau merasa keadaan semakin buruk sebab shalat.
Dan berkata kepada syarif (keturunan Nabi muhammad SAW) aku ini musuhmu dan musuh kakekmu, dia bermaksud menghina nabi SAW.


وقد عد الشيخ احمد بن حجر والقاضي عياض رحمهما الله تعلى في كتا بها الاعلام والشفاءاشيأ كثيرة فينبغي الاطلاع عليها فان من لم يعرف الشر يقع فيه وحاصل اكثر تلك العبارات يرجع الى ان كل عقد او فعل او قول يدل على استهانة او استحفاف بالله او كتتبه او رسوله او ملائكته او شعائره او معالم دينه او احكامه او وعده او وعيده كفر او معصية ا و يهودية فليحذار الانسان من ذلك جهده

Artinya: Syekh ahmad bin hajar dalam kitab Al-I'lamu Biqawatihil islam, menghitung dan menerangkan banyak masalah murtad, dan imam Qadhi iyad juga demikian dalam kitab Assyifa, seyogyanya kita melihat dua kitab itu, siapa yang tak mengerti keburukan, tentu jatuh kedalamnya.
Kesimpulan dari semua keterangan diatas, dikembalikan kepada Hati, perbuatan dan ucapan yg menunjukan penghinaan dan meremehkan Allah,kitab-kitab Allah, para Rasul, syiar agama, hukum Syariat, atau janji dan ancaman-Nya. Semua itu ada dua hukum adkalanya kufur dan adakalanya maksiat.
Karenanya, semua manusiaa harus waspada dan hati-hatisekuat tenaga terhadap hal-hal yang telah disebutkan diatas

Sekian penjelasan dari Kitab Sulam Attaufiq, semoga pembaca Assalaf.id lebih hati hati dalam berucap, berbuat dan menjaga hati dari semua penyebab murtad.

Wallahu a'lam.